Untuk dapat memainkan bass dengan baik, wajib hukumnya untuk menguasai penguasaan dasar permainan bass. Pembahasan mengenai dasar permainan bass mengacu pula pada dasar permainan musik secara umum. Penguasaan teknik bermain bass juga akan memperkaya dan memperindah permainan bass. Teknik-teknik dasar seperti hammer on, pull off, vibrasi, slide, dan teknik dasar lainnya hingga penguasaan teknik tingkat mahir seperti slap dan variasi-variasinya dengan teknik-teknik lain digunakan untuk menghasilkan permainan bass yang indah.
APLIKASI TEKNIK PERMAINAN BASS
1. Penyeteman
Sebelum memulai memainkan bass, terlebih dahulu harus memahami dan menguasai cara menyetem. Pertama-tama sesuaikan nada senar pertama (E) Open String dengan tuning piano atau keyboard. Jika nada senar E sudah sama dengan tuning piano atau keyboard, tekan posisi fret kelima senar pertama dan samakan nada dengan senar kedua (A) Open String. Selanjutnya, tekan posisi fret kelima senar kedua, samakan nada dengan senar ketiga Open String. Terakhir, tekan posisi fret kelima senar ketiga samakan nada dengan Open String senar keempat.
2. Fingering dan Penggunaan Tempo
Adalah teknik latihan untuk pelemasan otot-otot tangan yang rutin harus kita lakukan sebelum melakukan tahap latihan bermain bass, yang berfungsi untuk merangsang daya kinerja motorik pada otak terhadap keseimbangan kerja antara jari tangan kanan dan kiri. Penempatan dan pergerakan jari-jari tangan yang tepat dan nyaman merupakan dasar dari pengembangan teknik yang akan dilatih selanjutnya.
Untuk tahap awal hal terpenting yang harus diperhatikan adalah bermain bersih, setelah itu bermain cepat. Latihan yang baik dimulai dari tempo lambat hingga tempo yang kira-kira sesuai dengan kemampuan.
Catatan :
1. Selalu gunakan metronome kapan saja melakukan latihan.
2. Penggunaan tempo yang berlebihan tidak membawa kemajuan yang berarti.
3. Pastikan untuk berlatih dengan tempo yang paling sesuai dengan kemampuan pada saat ini.
A. Posisi dan Pergerakan Penjarian Tangan Kanan dan Kiri
Sebagai langkah awal, letakkan tangan kanan pada body dan tangan kiri pada fret bass.
Petik Open String E dengan jari telunjuk kemudian Open String A dengan jari tengah. Selanjutnya, Open String D dengan jari telunjuk dan Open String G dengan jari tengah, kembali ke atas petik Open String D, A, tetap menggunakan jari tengah. Diulang Open String E masih menggunakan jari tengah, kemudian Open String A dengan jari telunjuk, Open String D dengan jari tengah, Open String G dengan jari telunjuk kembali ke atas Open String D, A, E tetap menggunakan jari telunjuk. Demikian diulang-ulang sampai posisi jari enak dan otot-ototnya lemas. Perhatikan dan rasakan bunyi yang dihasilkan dari petikan jari kita pada tiap-tiap senar.
B. Latihan Pemanasan
Seperti pada latihan fingering, latihan teknik pemanasan ini juga mempunyai fungsi yang sama sebagai pembangkit daya kerja otak melalui jari-jari tangan, tetapi mempunyai kelebihan meningkatkan daya rasa atau feeling dalam bermusik.
Chromatic Scale
Akan merefleksikan penempatan posisi jari di tempat yang tepat dan membangun tenaga untuk jari-jari tangan sekaligus memperbaiki kualitas suara yang dihasilkan.
Latihan Chromatic Scale dari nada E Open String naik dua oktaf sampai nada E tinggi dan kembali turun ke nada E awal. Latihlah Chromatic Scale secara bertahap setiap hari dari tempo yang paling aman untuk porsi dan petikan bass sampai menghasilkan kualitas bunyi sebaik mungkin. Perhatikan posisi jari kiri pastikan senar tertekan sepenuhnya oleh ruas-ruas jari satu sampai dengan empat. Carilah Chromatic Scale selain dari nada E, misalnya Chromatic Scale dari F, F#, G, G#, A, dan lainnya.
C. Mode
Latihan mode sangat membantu dalam menghafal dan melatih kepekaan nada atau rasa bermusik, juga untuk mengenal bentuk Chord, Progressive Chord dan tanda Accidential pada setiap kunci dalam susunan Mayor Scale. Konsentrasikan pikiran untuk latihan bentuk-bentuk mode dan hafalkan setiap alur susunan mode sampai bunyi tiap nada melekat di kepala. Mode ada 7 macam, yaitu Ionian Mode, Dorian Mode, Phyrgian Mode, Lydian Mode, Mixolydian Mode, Aeolian Mode, dan Locrian Mode.
D. Chord
Adalah susunan tiga nada atau lebih yang terbentuk dari scale formula dan dibunyikan secara bersamaan, atau bisa juga dibunyikan secara bergantian dalam bentuk appregio. Bentuk chord yang paling sederhana disebut triad yang terdiri dari tiga nada dengan susunan jarak nada teratur.
06 Mei 2009
DASAR DAN TEKNIK PERMAINAN BASS
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)